Think Smart Dalam Menyikapi Artikel Press Release

teaserr25-masspro-61

Dalam dunia per-bloggeran, belakangan ini marak sekali bertebaran artikel artikel yang berisi tentang informasi suatu produk, modelnya bisa bermacam macam.. ada pemberitaan tentang lomba irit, ada juga pemberitaan mengenai test top speed, lalu ada market share, pokoknya bermacam macam deh.. πŸ˜€

Karena bukan artikel murni dari blogger tersebut, biasanya dicantumkan pula tag “Press Release”. Sooo.. pembaca jangan kaget kalo isinya semua sama yah.. karena sumbernya memang sama, yah pabrikan yang bersangkutan tersebut. :mrgreen:

Dalam hal share artikel press release ini.. sebenarnya ini merupakan simbiosis mutualisme antara pabrikan dengan para blogger.. Sebagai sebuah badan usaha, Pabrikan tentu membutuhkan promosi.., Sedangkan blogger.., walaupun media sharing nya berbasis internet, namun individu yang mengelolanya tetap saja merupakan mahluk sosial yang senang bercerita.. gemar berbagi dengan pembaca.. dan tentu saja blogger sangat welcome dengan press release, lha wong dengan adanya press release blogger tersebut menambah banyak kesempatan untuk interaksi dengan pembaca 😎

einstein1

Nah disini penulis menekan kan,.. sebagai pembaca yang cerdas, sudah sebaiknya kita memilah milah, serta mengolah informasi yang masuk.. Jangan asal plang plung ajah.. Misalnya untuk artikel artikel kontroversial seperti dibawah ini πŸ’‘ :

1.Β Ekspedisi Nusantara sudah usai. Record top speed terbaik tembus 151km/jam bersama CB150R!! πŸ˜†

2.Β Yamaha Xeon RC tembus 95 KM/liter dalam lomba β€œKENCANG DAN IRIT DI MALANG πŸ˜†

3.Β Yamaha, Motor yang Paling Bisa Diandalkan Versi Consumer Reports πŸ˜†

4.Β Ekspedisi Nusantara 2014 Catatkan Konsumsi BBM Honda Verza 84,5 Km/Liter πŸ˜†

5. Dst.. dst.. dst.. :mrgreen: πŸ˜† πŸ˜€

1. Cermati Detail dan Situasinya

Misalnya:

“Pengujian konsumsi BBM yang di kemas apik dalam lomba irit iritan tersebut telah menggunakan jenis BBM premium, dengan menggunakan metode pengisian BBM Full to Full dengan pengoperasian motor layaknya pemakaian motor harian. Dengan jarak atau rute yang dilewati kurang lebih 31 km, para rider menggeber tunggangannya dan hasil dari lomba tersebut telah didapati konsumsi BBM dari Yamaha Xeon RC adalah 95.2 km/liter dengan rata rata konsumsinya 67.6 km/liter.”

Jika melihat dari kutipan press release diatas dengan telitit, maka hasil konsumsi motor “x” 95 km/liter tersebut diperoleh melalui metode “Lomba Irit”, tentu saja metode ini sangat berbeda dari penggunaan harian, saat lomba irit, mesin motor dipaksa berjalan konstan dengan beban seringan ringannya, ditambah lagi puntiran throttle yang sangat lembut pada rpm yang sangat rendah, bahkan tak jarang ada tester yang rela mendunduk abis demi mengurangi drag coeficient.

Tentu saja hal ini tidak bisa dibandingkan dengan penggunaan harian,… pada penggunaan harian motor banyak melakukan stop and go, melakukan overtake, belum lagi macet dan lampu merah, its totally different.Β Soo.. Kita wajib mencermati detail dalam artikel sebelum mencernanya πŸ˜€

2. Bandingkan Dengan Berita Lain

Misalnya:

“Sementara mesin DOHC CB 150 R Streetfire juga sempat diuji para rider dan menghasilkan akselerasi hingga 8 detik pada sebuah trek lurus 200 meter di wilayah perbatasan Kalimantan Selatan.”

Dari kutipan diatas, inti yang kita tangkap, adalah 200 Meter dalam 8 Detik, saat ini yang jadi pertanyaan.. sekencang apa sih 200 Meter dalam 8 detik itu???

Purbalingga. Hasil Kejuaraan Drag Bike 201m di Lintasan Komplek GOR Goentur Darjono, yang diselenggarakan pada hari Minggu 1 Desember 2013

Kelas Satria FU Tune Up 155cc
1. 40 Niko Sakau Kudus Ting-TING Speed Shop 55 00:08.041
2. 12 Hendra Kecil Magelang Initial D Race DOT’s Izsma speed 00:08.043
3. 80 Ruly PM Yogyakarta Initial D Race DOT’s Izsma speed 00:08.180
4. 109 AP Monyong Yogyakarta Initial D Race DOT’s Izsma speed 00:08.233
5. 138 Rino Kuprit Kudus Ting-TING Speed Shop 55 00:08.913

Wah.. kencang banget, 200 Meter dalam 8 detik, setara motor drag full spek 150cc, 😯

Berarti pabrikan tersebut ngibul dong? mosok motor standar setara motor drag full spek?

Eiitt.. belum tentu, diartikel tidak disebutkan, 200 Meter dalam 8 detik itu dihitung dari kondisi berhenti atau pada kondisi cruising, jika dihitung setelah kita cruising, berarti motor tersebut punya performa yang biasa biasa saja, namun jika dimulai dalam kondisi berhenti dan motor tersebut mampu mencetak 8 detik, wah.. manteb banget tuh!

Selain hal tersebut kondisi trek juga tidak disebutkan, apakah trek merupakan jalan yang datar, berupa turunan, atau malah berupa tanjakan,.. tentu saja ini juga mempengaruhi perolehan waktu, medan tanjakan sudah pasti memiliki beban yang lebih berat dari medan yang datar dan menurun. 😳

3. Hitung Dengan Seksama

Misalnya:

“Performa motor sport andalan Honda ini telah dibuktikan langsung oleh para rider Ekspedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri di pulau Sumatera dan Jawa. Bahkan motor sport Honda ini sempat tercatat mencapai top speedΒ 148 kilometer/jamΒ pada rute Semarang-Solo.”

Β “6 speed yang dimiliki CB150R Streetfire memang bisa bikin motor ini kenceng. Saya bisa tembus 148 km/jam dan motor tetap stabil,” ujar Sandy Gita.”

Pada potongan artikel tersebut dijelaskan bahwa motor x mampu mencapai top speed 148 km/jam, langsung deh pada komen..

A: ahh.. bohong tuh.. ahh.. ngibul tuh..

B: beneran bro.. ini buktinya.. bla bla bla..

Dari pada debat kusir, mending dihitung saja, seperti artikel om Motogokil.com πŸ˜€

Source : Motogokil.com

Source : Motogokil.com

Tabel tersebut merupakan data perbandingan dari Gear Rasio, Reduksi Primer Sekunder, Ukuran Ban, Serta Limiter RPM, jika berpatokan pada tabel diatas ngga mungkin motor x tersebut mampu meraih kecepatan 148 km/jam, lha wong 11.500 rpm pada gigi 6 saja hanya menyentuh 144 Km/jam. πŸ˜†

Disini pintarnya pabrikan, dia tidak menyebutkan menggunakan alat ukur apa? apakah speedometer? apakah GPS? apakah matematis? Jika menggunakan speedometer, kebetulan penulis pernah mengetes akurasi speedometer motor x tersebut, dengan simpangan 12%.

(12% x 144) + 144 = 161,28 Km/jam.Β 

Ternyata jika dihitung dengan deviasi nya bisa kan mencapai 148 Km/jam, namun layout trek, kecepatan angin, bahkan panjang lintasan tidak disebutkan secara detail dalam artikel tersebut, sooo.. kembali lagi ke atas, Cermati setiap detail dari artikel press release 😎

Last…. Kalo ada Press Release yang ehem ehem tinggal bilang ajah…

Cape Deh

Cape Deh

Semoga Berguna πŸ˜€

77 thoughts on “Think Smart Dalam Menyikapi Artikel Press Release

  1. Lovemotobike

    tapi yo ngakak juga sih,,, biasanya kalo cruising kan di kasih keterangan dari kecepatan berapa atau dari gigi berapa…kek yang di video2 youtube…

    wkwkwkwkwk,,,mumes ndate dah πŸ˜†

  2. Dide Irvin

    tapi biasanya kalo YIMM yg bikin press release aneh aneh dibilang lebay lah, pencitraan lah, yimm lagi galau nih menghalalkan segala cara… bla bla bla :mrgreen: 😐

    pas AHM yg bikin press release aneh cuma dikatain… ah biasa bro bahasa iklan… :mrgreen:

  3. cahyadip

    Press Release kalo dibaca para blogger ya jadinya dikunyah diemut dikunyah lagi (dianalisa)….nah bagi kalangan umum atau akan dikunyah dan ditelan sepertinya.
    Hal tersebut sepertinya sudah menjadi karakter umum blogger roda dua (dlm hal ini), biar ada bahan beropini dsb dsb. ImHo aja

    http://cahyadip.wordpress.com

  4. TiCtAc

    sipp, klw cermat artikelnya bakal bergizi bnget buat reader,.
    nah klw tledor,
    disinyalir berakhir dgn kobongan,,

  5. bengal

    kalo 200 m ditempuh dalam waktu 8 detik dari awal kecepatan yang sudah konstan (bukan dari kondisi berhenti) hasilnya adalah kecepatan motor tersebut 90 km/j. jiaaah biasa banget berarti si cb ini. ahh… dasar ahm

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s