Category Archives: Toyota Way

Customer Expectation, Apa saja yang diharapkan konsumen?

Honda Verza, Motor ini "Sempurna"

Honda Verza, Motor ini “Sempurna”

Apa yang ngga ada dari motor ini?? seluruh kebutuhan standar dari sebuah motor, ada semua didalam motor ini, bahkan diperkuat dengan brand image yang bagus plus harga yang sangat murah dika dibandingkan dengan motor sekelasnya.

Dalam ideologi Toyota Way, ada 9 pertimbangan bagaimana seorang konsumen menentukan pilihan terhadap suatu produk otomotif, :

1. Reliability

Sebagai konsumen yang kita harapkan dari membeli sebuah produk tentu saja reliabilitas nya, kendaraan yang kita beli harus minim dari masalah, masa kita beli motor baru sudah bolak balik bengkel buat benerin ina inu, yah intinya kendaraan mampu dipergunakan sebagaimana mestinya secara konsisten.

2. Low Prices

Ada yang suka beli motor overprice? :mrgreen:

3. Easy To Get

Easy to get atau gampang diperoleh, mempunyai arti bahwa produk yang dijual harus mudah untuk didapatkan, dealer nya tersebar merata, banyak pilihan pembelian kendaraan, bisa cash, bisa kredit, selain itu inden atau tidaknya juga mempengaruhi konsumen, konsumen juga bakalan mikir mikir mau beli motor kok harus nunggu lama, harus kredit padahal punya duit cash, mending ambil yang lain. πŸ˜€

4. STYLE

Dalam ilmu psikologi ketika seorang manusia sudah memenuhi kebutuhan pokok dalam keseharianya, maka individu tersebut akan memiliki kebutuhan lain, yaitu kebutuhan untuk aktualisasi diri, STYLE disini erat hubunganya dengan aktualisasi diri, ketika menggunakan motor yang baru, kinyis kinyis, dan modelnya keren pasti kita merasa lebih pede bangga ketika berkendara. πŸ˜€

5. Good Quality

Ketika kita membeli sebuah kendaraan, pasti kita berharap kendaraan yang kita beli itu awet, masa kita membeli motor mahal mahal baru sebentar headlamp kuning kuning, mesin kasar, oli meler, shocknya mati, contoh terdekatnya ya ketika booming mocin dulu awal tahun 2000an, pada masa itu, mocin laku keras, namun tak butuh waktu lama, beberapa tahun kemudian motornya sudah rusak, kelistrikan eror, bawaanya ngga enak, bahkan sampai turun mesin.

6. Easy To Ride

Tahu ngga kenapa skutik lagi laris larisnya di indonesia??? skutik itu easy to ride banget, bawanya gampang, tinggal gas sajaa.. bapak bapak ibu ibu anak anak mas mas mbak mbak om tante bisa semua pake skutik. easy to ride sebenernya ngga cuma berlaku untuk skutik saja tapi juga bisa juga diterapkan ke motor sport, bayangin kalo semua motor sport pakai stang jepit, puegel puegel dah :mrgreen:

7. Safety

Keamanan kendaraan menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan kendaraan, sebenernya kalau untuk kendaraan roda 2 bisa masuk ke fitur pasifnya nih, seperti penerapan secure key shutter, side stand switch, parking brake, imobillizer, alarm, sedangkan untuk keamanan aktif bisa juga dari penggunaan ABS, Active Suspension, Traction control.. dann.. jarang diterapkan di motor kecil disini :mrgreen:

8. Hemat Bahan Bakar

Bicara tentang motor operasional, pasti konsumsi bahan bakar jadi pertimbangan, yup.. motor yang punya konsumsi bakar lebih irit pasti memiliki nilai lebih dimata konsumen,Β 

9. Timely Manner

Timely Manner itu punya arti waktunya pas… ngga terlalu lama sampai basi.. ngga juga terlalu cepet… Contoh simplenya: Old Fino, pembaca tau kan old fino?? di thailand old fino udah diluncurkan sejak lama sekali,.. tapi kok ditunggu tunggu ngga masuk2 sini, padahal animo konsumen besar juga lhoo, karena terlalu lama di PHP begitu launching disini keburu basi, konsumen sudah geram duluan. πŸ˜€ sebaliknya FXR, mendahului zaman nya, saat konsumen belum butuh spedo digital, mesin dohc, 6 speed, 20HP! plus mono shock, sudah dihadirkan didalam motor ini, dan saat ini konsumen cuma berharap FXR reborn, :mrgreen:

Toyota Way: Apa dan Mengapa?

Toyota

Toyota

Sebenernya penulis walaupun kuliah di fakultas psikologi, penulis sendiri punya passion lebih dalam Management, Industri dan Organization, menurut penulis manajemen itu lebih rumit dari sebuah seni #halah, kalo seni enak sudah ada pakem pakemnya, misalnya music rock ya begini…, musik dangdut koplo harus buka sitik joz,… musik classic ya ngga boleh jedak jeduk kayak RnB,.. lalu seni itu sudah ada penggemarnya sendiri sendiri, ndak mungkin to hari ini jadi rocker, eh tiba tiba besok sore sudah siap dandan joget joget goyang cesar, :mrgreen:

Sangat berbeda dengan dunia manajemen, manajemen itu sangat dinamis, misalnya saja,.. hari ini produk x mendominasi, eh langsung bulan depanya dihajar sama kompetitor langsung jatuh hingga ketitik terendah, seperti lagunya rumor – butiran debu, alhasil waktu pendalaman penulis ambil major PIO, Psycology industry dan organization, coz.. penulis menganggap management adalah perang, and Im totally agree that war is fun.. :mrgreen:

Toyota Way

Toyota Way

The Toyota WayΒ adalah sebuah filosofi manajemen yang digunakan oleh korporasi Toyota, yang meliputi Toyota Production System. Ide-ide utamanya adalah agar mendasarkan keputusan manajemen pada “pemahaman filosofis atas tujuan (perusahaan)”, berpikir jangka panjang, memiliki proses untuk memecahkan masalah, penambahan nilai bagi organisasi dengan cara mengembangkan orang-orangnya, dan menyadari bahwa memecahan masalah secara terus-menurus mendorong proses belajar organisasi.

Toyota Way sendiri, merupakan basic yang telah diciptakan Toyota sejak awal abad 19 lalu, namun Toyota way sendiri sangat sangat dinamis, ideologi ini tak lekang dimakan zaman, karena bisa diterapkan belasan, hingga puluhan dekade kedepan. πŸ˜€

Penulis berencana sharing ilmu manajemen dengan pembaca, penulis cuma berharap mindset konsumen akan lebih berkembang, dimulai dengan prinsip Toyota Way serta penerapanya dalam industri otomotif di Indonesia, khususnya otomotif roda 2. πŸ˜€

Last.. Semoga sharing ini ngga cuma sampai Toyta Way saja, mungkin bisa berlanjut ke Art of War nya Sun Tzu, Jack Welch: Winning, serta strategi strategi perang lainya πŸ˜€

Soo.. Β stay tuned on rezaholic.wordpress.com :mrgreen: