Bagaimana Perusahaan Otomotif Meningkatkan Laba??

Money Talks!

Money Talks!

Hello guys.. 😀

Kali ini penulis mau mengajak berdiskusi, bagaimana sih sebuah pabrikan otomotif itu meningkatkan keuntungan dari sebuah produk..

Dalam penentuan pricing sebuah produk otomotif ada dua elemen kusus dalam menentukan sebuah harga kendaraan, yaitu:

1. Biaya Produksi

Biaya produksi sebuah kendaraan, meliputi bagian mesin, bodi, rangka, kelistrikan, biaya pengiriman, biaya riset, biaya buat membayar enginer, yah.. intinya biaya yang dibutuhkan perusahaan untuk membuat sebuah kendaraan dari segumpal besi menjadi sebuah sepeda motor yang ganteng tampan dan fungsional seperti penulis, #halah :mrgreen:

2. Laba

Laba atau keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan dari penjualan tiap motor tersebut, nah ini yang bakalan kita bahas bersama 😀

Profit!

Profit!

Dalam dunia otomotif sempat terkenal sebuah strategi yang sistemnya meningkatkan harga semahal mahal nya untuk mendapatkan keuntungan sebanyak banyaknya, namun.. pasti kandas ditengah jalan.. siapa sih yang mau beli motor overprice?? iya too?? :mrgreen:

Lalu dikenallah metode baru, yaitu cost eficiency, atau pengehmatan biaya produksi, okey… contohnya :

Vixion!

Vixion!

Vixion yah.. misalnya pada tahun 2007, untuk membuat sebuah vixion, yamaha membutuhkan cost 75% dari harga jual, berarti keuntungan perusahaan adalah 25%. Ketika yamaha ingin meningkatkan untung dengan vixion, yamaha melakukan efisiensi, misalnya dalam hal pengiriman barang, kalo pada tahun 2007 pengiriman menggunakan jalan darat, 2009 menggunakan kapal, selain biaya pengiriman lebih murah volume yang dikirimkan juga lebih banyak. 😀

Menambah Laba

Menambah Laba

Penghematan juga bisa dilakukan dari sektor lain, misalnya iklan, promosi dan lainya, soo.. ketika digabung kan.. yamaha bisa menurunkan cost produksi dari 75% menjadi 65%, labanya dari 25% manjadi 35%, lumayan too naik 10%, kalo misalnya keuntungan pertahun 10 M, perusahaan mendapatkan extra dana 1M, banyak juga yah :mrgreen:

Pasti banyak pertanyaan, “lho kalo udah melakukan penghematan, kok harganya ngga diturunin, nanti kan konsumen yang untung??”

Nah.. disini pinternya,… kalo harga kendaraan semakin hari semakin turun, tentu saja konsumen bakalan males beli, konsumen bakalan menunggu sampai motor tersebut berada pada titik termurah baru membelinya, Rugi bandar dong,… :mrgreen:

Ini yang perlu diingat buat kita semua, perusahaan itu yaa targetnya cari duit, bukan sedekah… soo ndak usah berharap muluk muluk, pengin ini, pengin itu,… kalo mau murah, bagus, ya bikin sendiri.. :mrgreen:

Next Episode kita bakalan membahas bagaimana sebuah perusahaan melakukan upgrade pada sebuah sepeda motor, soo stay tuned on rezaholic!

32 thoughts on “Bagaimana Perusahaan Otomotif Meningkatkan Laba??

  1. Mas Odi

    Iya ya. Kenapa NVL bisa murah. Meskipun iklannya yamaha paling banyak. Trus, acara rakyatnya paling banyak. Semisal “kampung yamaha” di JTV. Trus, kalo ada event, yamaha deh paling mewah. Kayaknya labanya bejibun nih 🙂

    Nyatanya sponsor motogp gitu 😉

Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s